Senin, 20 April 2015

Contoh Penyelesaian Konflik dengan Metode Win-win Solution

Berikut Contoh Penyelesaian Konflik dengan Metode Win-win Solution.

Konflik antara buruh dan pengusaha.
Buruh meminta kenaikan upah minimum 50%.
Reaksi pengusaha: para pengusaha pun memiliki beberapa rencana antara lain:  melakukuan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin, relokasi usaha ke daerah atau negara lain yang upah buruhnya lebih rendah, dan lain sebagainya.

Solusi win-win solution:
Buruh berjanji akan berusaha untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas kerjanya. Sedangkan Pengusaha berjanji akan berusaha memenuhi kenaikan UMR. Namun sebelumnya Pengusaha melakukan peninjauan upah dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitas. Jika dari hasil peninjauan atau analisis keuangan, perusahaan masih mampu memenuhi kenaikan UMR maka hal itu akan dilakukan oleh perusahaan tersebut. Namun jika hasil analisis perusahaan tidak mampu memenuhi standar kenaikan UMR  maka pengusaha bisa memberikan dua alternatif kepada buruh, (1) Pilih mengundurkan diri atau (2) Tetap bertahan dengan gaji atau upah masih di bawah standar UMR dengan catatan perusahaan akan terus berupaya meningkatkan upah dan kesejahteraan buruh.  Jika ada buruh yang memilih point pertama maka pengusaha bisa mencari tenaga baru atau mengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin yang relatif stabil. Jika ada buruh yang memilih point kedua maka dibuatlah kesepakatan tertulis dan selanjutnya pengusaha mengajukan  permohonan penangguhan kenaikan UMR  kepada Gubernur. 


Sumber:
http://barokahyuni.blogspot.com/2013/12/win-win-solution-metode-tepat-mengatasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar