Kamis, 25 Mei 2017

Amalia Prabowo: Aktivis Disleksia


Amalia adalah seorang ibu yang mempunyai anak disleksia. Ia meninggalkan pekerjaannya dan menjadi aktivis disleksia.

Meski hidup mapan kini jauh dari keseharian, Amalia Prabowo (48) merasa hidupnya lebih damai. Ia justru bersyukur kisah hidupnya berjuang sendirian mengasuh kedua anaknya yang mengalami gangguan disleksia mampu membuat dirinya lebih baik.

Untuk mengajari dua buah hatiku, aku disarankan menggunakan metode berdasarkan kekhususan. Misalnya, karena kekhususan Aqil adalah menggambar, maka pendekatannya lebih ke seni rupa.
Pada intinya, hal yang sama dalam menangani anak disleksia adalah dibutuhkan intervensi untuk itu, yaitu menemukan kekhususan dan anak dikonsentrasikan ke situ. Lalu, diberi penguatan-penguatan untuk membantu aktivitasnya.

Ya, aku membuat buku berjudul Wonderful Life tentang testimoniku dalam menangani penyandang disleksia. Buku seperti ini sangat penting, karena bisa jadi panduan orangtua. Di Indonesia sendiri masih jarang, sementara di luar negeri buku seperti ini sudah banyak, di samping buku-buku teori dari para ahli tentang disleksia.

(Sumber: http://nova.grid.id/News/Profil/Perjuangan-Amalia-Prabowo-Besarkan-Anak-Disleksia-Aqil-Tercipta-Untukku)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar