Kamis, 25 Mei 2017

Kasus Ahok dan Intoleransi


Kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok* memberikan pelajaran berharga kepada bangsa Indonesia. Pelajaran tentang pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama.

Sebenarnya bangsa Indonesia sejak dulu sudah terkenal sebagai bangsa yang toleran. Kerukunan hidup antarumat beragama sudah berjalan dengan baik sejak dulu. Kasus-kasus intoleransi yang terjadi biasanya karena ada aktor-aktor yang memprovokasi. Oleh karenanya, yang penting adalah proses menjaga agar toleransi tetap berlangsung dengan baik. Pemerintah dan masyarakat harus waspada terhadap kemungkinan adanya individu atau kelompok yang memprovokasi tindakan intoleransi.

Sikap toleran bukan hanya pada kata-kata, namun harus dibuktikan dalam perbuatan. Hanya mengucapkan memang mudah. Tapi untuk praktik di lapangan dibutuhkan jiwa besar. Sikap toleran dilandasi pemahaman bahwa manusia memang berbeda-beda. Perbedaan yang sederajat. Sekali lagi, bagi bangsa Indonesia, sikap toleran sudah menjadi nilai yang mendarahdaging. Namun karena masalah agama memang sangat sensitif, tetap diperlukan usaha-usaha menjaga keberlangsungan sikap toleran tersebut. Yang lebih penting lagi, menanamkan sikap toleran kepada anak-anak didik kita.

Dalam agama Islam, jelas sekali doktrin yang selalu ditanamkan, "Lakum diinukum waliyadiin." "Bagimu agamu, bagiku agamaku." (Quran surat Al Kafirun ayat 6). Urusan agama, urusan masing-masing. Harus saling menghargai. Nabi Muhammad sebagai contoh teladan bagi umat Islam juga telah memberikan contoh hidup bertoleransi dengan umat yang berbeda agama.

Dengan usaha-usaha preventif yang dilakukan, semoga toleransi antar umat beragama di Indonesia akan tetap langgeng.

(Firman Fajar)

________________
*Ahok Divonis 2 Tahun Penjara. https://news.detik.com/berita/3496185/ahok-divonis-2-tahun-penjara

Foto: Pool/Kurniawan Mas'ud






Kamus

Toleran:  
a bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri
(https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/toleran)

Toleransi:
n sifat atau sikap toleran
(https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/toleransi)

Intoleransi:
n ketiadaan tenggang rasa
(https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/intoleransi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar